SEKILAS INFO
: - Rabu, 30-11-2022
  • 5 bulan yang lalu / Fakultas Dakwah Unggul Dan Berjiwa Pesantren
  • 6 bulan yang lalu / Pada tanggal 17-19 Mei 2022. FAKULTAS DAKWAH Melaksanakan REVIEW KURIKULUM KKNI DAN IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA TAHUN 2022

SEJARAH FAKULTAS DAKWAH

Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ponorogo pertama kali dibentuk pada tanggal 21 Juli 1988 yang bertepatan dengan tanggal 6 Dzulhijjah 1408 H. Diwal berdirinya Fakultas Dakwah mahasiswanya hanya terbatas pada mereka-mereka yang mendapat tugas belajar, yaitu Mahasiswa Pengabdian di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar (pagi mengabdi sore kuliah).

Semula Fakultas Dakwah ini di bawah perguruan tinggi ini bernama Jami’ah Wali Songo Al-Islamiyah, kemudian dalam proses operasionalnya, ketua Kopertais Wilayah IV Surabaya menyarankan agar sebaiknya nama tersebut diganti dengan yang lain, mengingat nama tersebut telah digunakan oleh IAIN Wali Songo Semarang. Maka pada tanggal 13 Oktober 1988, pimpinan pondok secara resmi mengubah nama tersebut menjadi Jami’ah Riyadlatul Mujahidin Al-Islamiyah.
Fakultas Dakwah sejak berdirinya, telah melakukan pengembangan dengan Beberapa langkah strategis menuju transformasi tersebut yaitu, Pertama, penekanan pengembangan fakultas mencakup aspek sistem dan sarana prasarana untuk menunjang pola kerja akademik dan administrasi. Kedua, penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa. Ketiga, pembentukan benchmarking fakultas sesuai dengan visinya, yaitu “Menjadi Fakultas Dakwah Unggul Dan Berjiwa Pesantren dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Dakwah di tingkat nasional pada tahun 2027”.

Pada yang terakhir ini ditekankan pada proses penguatan world class university. Fakultas dakwah akan melakukan tranformasi menjadi fakultas Usuluddin, adab Dan Dakwah dengan penambahan 2 Program studi: Pertama Program Studi Psikologi Islam Dan Program Studi Ilmu Al-qur`an Dan Tafsir. Dalam hal ini fakultas Dakwah juga akan melakukan Tradisi intelektual yang kokoh dalam bidang Islamic Studies diharapkan dapat terwujud dan memberikan manfaat tersendiri bagi IAI. Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo untuk mengembangkan keunikan sebagai kampus Pesantren sekaligus keunggulan yang bersifat kompetitif (competitive advantage) di antara kebanyakan perguruan tinggi Keagamaan Islam di tanah air.

Namun demikian, dengan semakin bertambahnya disiplin keilmuan pada berbagai program studi yang diselenggarakan, Fakultas Dakwah IAI. Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo dituntut untuk memiliki daya saing komparatif (comparative advantages) terhadap perguruan tinggi lain. Sebagai bagian dari upaya penguatan peran tersebut, serta memaksimalkan peranan Fakultas Dakwah dalam pengembangan visi IAI. Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo mencanangkan sebagai Perguruan Tinggi Pesantren yang handal, adalah penting membangun rencana strategis Fakultas yang secara konkret diharapkan beriringan dengan cita-cita di atas.

Melalui rencana strategis ini, Fakultas Dakwah diharapkan dapat mendorong rekognisi nasional atas kinerja pendidikan di lingkungan IAI. Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo, dengan titik tekan capaian pendidikan pada: pertama, kualitas output sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan; kedua, mutu, relevansi, dan manfaat penelitian dalam konteks pengembangan ilmu dan pemecahan masalah-masalah kemanusiaan, terutama di bidang Ilmu Dakwah; ketiga, kontribusi lembaga dan sivitas akademika di lingkungan Fakultas Dakwah dalam mendorong perubahan ekonomi, sosial, dan budaya secara progresif. Untuk mencapai tujuan itu pula diperlukan rencana dan langkah-langkah strategis yang menjadi acuan, baik secara internal atau eksternal, dalam pengembangan Fakultas Dakwah secara berkelanjutan dan sistematis.

SINTAKU

SINTAKU

SINTAKU

LINTAPDIMAS

LINTABDIMAS

LINTABDIMAS

Video Terbaru